Posted by: sulaiman on: Maret 29, 2009
Masih bingung memilih Caleg yang begitu banyak? Tentu inilah salah satu masalah yang merepotkan rakyat Indonesia karena banyaknya Caleg yang dinominasikan oleh Parpol pada Pemilu 2009. Padahal para pemimpin legislatif dan eksekutif , peran mereka nanti akan menentukan masa depan kita, kehidupan kita bisa bertambah baik atau buruk, awalnya ditentukan oleh pilihan kita.
Pilihlah Calon pemimpin yang dianjurkan, menurut kriteria berikut :
|
Calon yang dianjurkan |
Calon yang tidak dianjurkan |
|
1. Calon yang berwawasan nasional, lebih mementingkan masa depan bangsa dan Negara, serta lebih mementingkan kehidupan seluruh rakyat Indonesia. 2. Calon yang taat hukum, selalu mendukung penegakkan hukum, serta tidak pernah membela yang bersalah. 3. Calon yang mampu, bisa, bahkan mau bekerja keras untuk mengatasi berbagai kesulitan yang menimpa bangsa ini dan seluruh rakyat ini. 4. Calon yang berbudi dan berakhlak seperti Nabi Muhammad SAW. yang beretika, sopan santun, bermoral tinggi, menjunjung nilai-nilai sosial dan norma-norma agama dan tidak sombong. 5. Calon yang bermental baik, dan sangat berkomitmen akan kejujuran sehingga selalu sama antara kata dan perbuatannya, anti korupsi dan tidak bisa disogok/tidak bisa disuap. 6. Calon yang sudah terkenal punya integritas dengan seluruh rakyat dan telah membantu mengatasi kesulitan dalam berbagai bidang. |
1. Calon yang berwawasan sempit yang lebih mementingkan kedaerahannya, kepartaiannya, kelompoknya, kepentingan sektoralnya dan lain-lain 2. Calon yang pernah melanggar hukum dan atau pernah menghambat upaya penegakkan hukum. 3. Calon yang kurang terjun ke bawah, kurang akrab dengan rakyatnya dan tidak mau mengatasi permasalahan di bawah dengan tuntas. 4. Calon yang kurang sopan santunnya, pernah melakukan perbuatan yang kurang bermoral, lebih menonjol egonya, menyombongkan kelebihan dirinya, kekayaannya, pendidikannya dan lain-lain. 5. Calon yang kurang memahami halal dan haram, dapat dipengaruhi oleh harta/uang, ketika sudah menjabat tidak lagi mempedulikan pemilihnya dan mengabaikan rakyatnya. 6. Calon yang hanya mendekati dan menarik hati rakyat saat menjelang pemilu saja, baik dengan membagi-bagikan uang, souvenir, atau pelayanan jasa lainnya. |
Kalau belum ada calon yang pas dengan semua kriteria tersebut, sekurang-kurangnya kita pilih yang hampir mendekati semua kriteria tersebut. Tetapi jika kita salah pilih, sehingga berakibat kehidupan rakyat semakin morat-marit dalam berbagai bidang, maka partai yang mencalonkannya harus bertanggung jawab, dan kita para pemilih jangan lagi memilih calon yang dari partai yang telah berbuat salah tersebut. (mungkin konsekwensi ini logis menurut penulis)
Penutup. Jika semua kriteria ini, masih dirasakan kurang lengkap, mohon saran dari pembaca untuk menyempurnakannya, demi kebaikan kita semua di masa depan. (mohon maaf jika tidak menunjukkan seseorang, karena tidak bermaksud berkampanye, dan tidak bermaksud mendiskreditkan siapapun)
bagaimana caranya agar pemilih dapat mengetahui kriteria calon yang akan dipilih ?
Wah, info Litsus Caleg itu lumayan bermanfaat, saya sudah mampir, datanya bisa melengkapi kriteria yang diajukan Pak Sulaiman! Kalau saja kawan-kawan sempat membaca posting ini dan sekaligus data litsus caleg tersebut, tentu setidaknya akan bisa berangkat ke TPS dengan hati yang mantap! Salam!
anda milih siapa untuk presiden kita?
Maret 29, 2009 pada 9:13 pm
bung sulaiman,
salam kenal dan maaf ikutan nimbrung.
saya bukan mau menawarkan kriteria baru, tapi saya menyediakan data. karena setelah anda mengajukan kriteria, tentunya perlu data untuk menerapkan kriteria itu.
di website saya http://litsuscaleg.wordpress.com/ ada data caleg DPR untuk 5 daerah pemilihan jakarta, tangerang, depok, bekasi, dan luar negero. bukan cuma daftar nama tapi kumpulan informasi terkait para caleg tsb.
silakan mampir.