Posted by: sulaiman on: Desember 25, 2009
Banyak kejadian bersejarah pada tanggal 10 Muharram, salah satu kejadian terbesar yang merubah keadaan manusia sampai saat ini, ialah kemenangan Nabi Musa Alaihi Salam atas raja Fir’aun. Nabi Musa Alaihi Salam beserta pengikutnya selamat menyeberangi laut Merah dan Raja Fir’aun dengan seluruh tentaranya tenggelam di laut Merah. (kejadian ini menunjukkan mu’jizat atau tanda kenabian dari Allah SWT. Kepada nabi Musa Alaihi Salam)
Perayaan 10 Muharram pada setiap tahun, hanya dirayakan oleh dua agama besar :
1. Agama Yahudi. Para pendeta Yahudi merayakan 10 Muharram setiap tahun, sesuai ajaran agama Yahudi, yakni berpuasa sehari penuh.
2. Agama Islam. Umat Islam merayakan 10 Muharram setiap tahun, sesuai ajaran agama islam, yakni :
a. Berpuasa mulai tanggal 9 sampai tanggal 10 Muharram, berpuasa dua hari.
b. Memberikan santunan kepada para yatim piatu, dan menjadikannya sebagai hari raya anak yatim. (dan pada hari lainpun tetap memberikan santunan kepada anak yatim, jadi tidak hanya sekali dalam setahun)
Semoga mereka yang merayakan 10 Muharram, sesuai janji pasti dari Tuhan Yang Maha Benar dan Tuhan tidak pernah menyalahi janjiNya, yakni :
1. Mendapatkan ampunan dan diampuni semua dosanya pada tahun yang telah lalu.
2. Ditambahkan sifat-sifat baik, seperti : rendah hati, sopan santun, ramah tamah, tidak sombong, menghargai dan menyayangi semua orang, selalu tawadlu’ dan lain-lain.
3. Dihilangkan semua sifat-sifat buruk seperti : tidak memuji diri, tidak merasa paling hebat, tidak merasa paling suci, tidak serakah terhadap harta, tidak ambisi terhadap kekuasaan, tidak terobsesi untuk penyalahgunaan wewenang, dan lain-lain.
4. Mendapatkan kekayaan dan kekuatan jiwa dalam mengendalikan semua hawa nafsu, dan kecenderungan hati untuk beribadah dan kecenderungan hati kepada yang baik, benar dan halal, serta terhindar dari hal-hal yang dimurkai Tuhan Yang maha Kuasa.
Sebaiknya kita semua ikut merayakan 10 Muharram, minimal berjiwa besar dan menyantuni anak yatim dengan tulus ikhlas dan tanpa pamrih apapun.
Catatan : Perhitungan tanggal masehi selalu berubah setiap tahun, karena tanggal masehi berdasarkan perhitungan peredaran matahari, tanggal hijriyah berdasarkan perhitungan peredaran bulan :
- Pada tahun 2009 bertepatan tanggal 26 Desember untuk 9 Muharram, dan 27 Desember untuk 10 Muharram.
- Pada tahun 2010 bertepatan tanggal 15 Desember untuk 9 Muharram, dan 16 Desember untuk 10 Muharram.
Desember 15, 2010 pada 8:32 am
Assalammu’alaikum wr.wb
Alhamdulillah kita masih diberikan nikmat sehat,iman dan Islam karena sampai hari ini masih beraktivitas dan menurut saya banyak umat Islam khususnya di Indonesia memperingati Hari-hari Besar Islam kurang antusias dan kredible dikarenakan sudah banyaknya informasi lewat elektronika maupun media cetak yang menyajikan hal-hal yang kurang Islami sehingga generasi muda khususnya tidak paham dengan Hari-hari besar agamanya tetapi kalau seperti Valentine day,haloween pasti mereka lebih interest dan hal ini perlu adanya membangkitkan kembali kejayaan umat Islam dimasa lalu sehingga mereka termotivasi .
Semua ini merupakan tanggung jawab kita semua sebagai orang tua dan perlu bantuan juga para Kyai/Ustadz dan Ulama karena pondasi Iman dan Islam bila tidak dikuatkan akan berdampak negative bagi perkembangan moral para remaja kita khususnya sebagai generasi penerus bangsa.
Bangsa yang kuat adalah bertolok ukur pada generasi mudanya.
Insya Allah dengan menghadiri peringatan Hari Besar Islam Para Kawula Muda tertarik dan terbangkit kembali untuk pondasi Islam di Indonesia untuk masa yang akan datang.
Bilahil Taufik wal hidayah
Jazakummalahu khairan
Wassalammu’alaikum wr.wb.
IKHWAN
= Kurangnya antusias para kawula muda, karena kurang mengerti dan memahami maka perlu peningkatan dakwah oleh ahlinya (para ustad/para kiayi) jadi kita jangan terpengaruh oleh pendapat-pendapat dari mereka yang anti hari-hari besar islam,(walau mereka berdasarkan dalil-dalil) kita perlu mempelajari yang benar.