SULAIMAN Weblog

Bagaimana kalau … asal ?

Posted on: Oktober 16, 2008


 asal beres

 

Bagaimana kalau jadi panutan asal bicara ?

Bagaimana kalau jadi pelaksana asal perintah ?

Bagaimana kalau jadi pendamping asal menonjol ?

Bagaimana kalau jadi profesional asal selesai ?

Bagaimana kalau jadi pelajar asal santai ?

Bagaimana kalau jadi pengajar asal jawab ?

Bagaimana kalau jadi penulis asal tulis ?

Bagaimana kalau jadi korektor asal coret ?

Bagaimana kalau jadi pengarang  asal copy-paste ?

Bagaimana kalau jadi montir asal bongkar ?

Bagaimana kalau jadi makelar asal untung besar ?

Bagaimana kalau jadi pasien asal makan ?

Bagaimana kalau jadi para medis asal operasi ?

Bagaimana kalau jadi calo asal monopoli ?

Bagaimana kalau jadi tukang asal jadi ?

Bagaimana kalau jadi orang kaya asal investasi ?

Bagaimana kalau jadi pengagum asal ikut-ikutan ?

Bagaimana kalau jadi penonton asal modis dan elegan ?

Bagaimana kalau jadi pengikut asal egois dan individualis ?

Bagaimana kalau jadi orang kecil asal hidup ?

Bagaimana kalau jadi orang kaya asal investasi ?

Bagaimana kalau jadi orang muda asal bebas ?

Bagaimana kalau semua itu tidak terjadi ?

 

 

 

10 Tanggapan to "Bagaimana kalau … asal ?"

Akhirnya semua jadi asal2an!

Puisi ini mengajak kita untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan meningkatkan citra diri kita. contohnya, kalau kita jadi panutan anak dan cucu kita, lalu asal bicara, ditanya lain – kita jawab lain, maka kita kurang memperhatikan mereka dan mereka jadi kurang respek pada kita, (kecuali dalam suasana bercanda).

bagaimana kalau jadi kasubbid asal mimpin?

Bagaimana kalau semua itu tidak terjadi ?

ya ngga akan ada postingan ini..

*ngelirik komnek namber wan*

saya sepakat sekali… semuanya asal-asalan.😀

Deal nggak kalau kita robah kata ASAL ini dengan kata SERIUS. Saya yakin hasilnya jadi lebih positif.
Hanya untuk pote yang ini:
Bagaimana kalau jadi pengikut asal egois dan individualis ? Baiknya berfikir lebih realistis.
Bagaimana kalau jadi pengagum asal ikut-ikutan ? Hah kenapa ngarus niru mengidolakan, urgent kah?
Bagaimana kalau jadi pendamping asal menonjol ? konotasinya kemana nih? karier yang di tonjolkan sih OK ok ajah.

intinya yang sedikit belum positif kita robah jadi positif.

@ pakde, terimakasih atas masukannya, kita ingin pelayanan masyarakat bertambah baik sejalan dengan bertambah baiknya citra diri kita. umpama kita jadi “pengikut” golput sedang kita tidak tahu alasan-alasannya, hanya tidak mau pusing karena banyaknya pilihan, banyak parpol (walau saya tidak mengerti politik, saya kira, bagaimana kalau banyak yang bersikap masa bodoh dengan kepentingan bangsa dan negara?). Kalau kita “pengagum” Elvis Presley,(atau lainnya) lalu ikut-ikut dalam cara hidupnya,cara berfikirnya, dll, masyarakat Indonesia akan jadi apa? Kalau isteri “pendamping” suami dalam acara kantor (atau sebaliknya) tapi isteri lebih banyak mengatur dan lebih menonjol dari suaminya, bagaimana citra suami? (hanya sebuah harapan, semoga semua jadi lebih positif)

ustadz ini semacam pesan ya, moga bermanfaat bagi pembaca. Wassalam

@ fajararabics, betul puisi ini mengajak untuk saling menasehati semua jenjang dan bidang, dalam meningkatkan pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat dengan harapan tambah baik.

@pengendara, (kalau kasubbid) atau kepala bagian, atau pejabat apapun, biasanya di”kambing-hitamkan” terutama bila gaya kepemimpinannya kurang sesuai dengan lingkungannnya. saya rasa bukan asal mimpin. perlu ditinjau dua kemungkinan : (1) yang lurus seorang dimusuhin oleh yang miring sekampung (2) yang miring seorang dimusuhi oleh yang lurus sekampung. (dimusuhi dalam pengertian : dicarikan trouble solvingnya, solusinya, jalan keluarnya, penyelesaian melalui kekuatan – jalan akhir kekuatan-)
Tetapi bila kepala bagian miring dan dibela oleh direktur, maka bersiaplah untuk cari kerja lain karena perusahaan akan bangkrut.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Oktober 2008
S S R K J S M
« Sep   Nov »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Arsip

Makna Lagu Kebangsaan

PEMERINTAHAN YANG BERDAULAT MENURUT PANC

Meninjau Dampak Pendidikan Secara Umum

Pernikahan seorang Kiai

Mengenang Penjajahan di Indonesia

HUKUM PUASA : WAJIB DAN TIDAK WAJIB

NEGARA KERAJAAN ATAU REPUBLIK : SUATU PE

Dampak Penetrasi Budaya

Romantika Kumbang Jalang

Nasionalisme Bebas atau Sempit

Dinamika Perkembangan Suatu Bahasa

Miskomunikasi Salah Satu Sumber Bencana

RUMUS PERKALIAN DALAM PEMBUKTIAN SOSIAL

Cinta Palsu atau Dusta ?

MENDAMBAKAN KEABADIAN DALAM KEHIDUPAN

RENUNGAN DI HARI KEMERDEKAAN RI KE 64

Waspadalah dengan Keindahan

SOSIALISASI PEMILU 2009

Apa Urgensinya Golput (Golongan Putih) ?

Awal Halal bi Halal

Mengenali Tuntutan Pekerjaan untuk Kesejahteraan

Program SMP Terbuka Berbasis TIK

MENGENANG KH ABDURRAHMAN WAHID

CINTA MANUSIA KEPADA TUHAN (bagian 1)

CINTA MANUSIA KEPADA TUHAN (bagian 2)

Pertarungan Tiada Akhir (Bagian Pertama)

Pertarungan Tiada Akhir (Bagian Kedua)

Semacam Samsat : Saran untuk Pelayanan Umum

Melalui Tangan, bukan Hati atau Pikiran

Selamat Idul Fitri 1429

DOA PERINGATAN HARI KEMERDEKAAN KE-65 TA

Sekali, maka Selamanya …

Tragedi Wafatnya Ketua DPRD SUMUT

Selamat Hari Raya Iedul Fitri 1430 H

Wahai Maha Penyayang : Doa Ramadlan 1430

Haruskah………….. semakin banyak?

Sepuluh November : Sebuah Kenangan

PERAYAAN 10 MUHARRAM

Bagaimana kalau … asal ?

Pemilu : Pilih Siapa ? Apa Kriterianya?

MENTALITAS KERJA RAYAP

Ramadlan dan Persatuan

SAFARI RAMADLAN, TAKBIR DAN RALLY LIAR

صوت الأعزب العجوز

جدة رنين

(العربية و الإندونيسية لكم : المفردات –

(العربية و الإندونيسية لكم : المفردات –

العربية و الإندونيسية لكم : الرقم ۱ - •

العربية و الإندونيسية لكم : المفردات -٢

(العربية و الإندونيسية لكم : المفردات –۱

(۱)العربية و الإندونيسية لكم : المفردات

(العربية و الإندونيسية لكم : المفردات –۱

العربية و الإندونيسية لكم : المفردات - ٣

العربية والإندونيسية لكم : النحو-١

العربية و الإندونيسية لكم : النحو - ٢

Kekuatan


Site Web Strength is 3.4/ 10
What is yours
Web Strength?

Pembaca mencapai

  • 174,033 orang
%d blogger menyukai ini: